Sistem Inkubator Otomatis Berbasis IoT dan Telegram Menggunakan Mikrokontroler Wemos D1 R32
Keywords:
Inkubator Otomatis, Internet of Things, Wemos D1 R32, DHT22, Telegram, Penetasan Telur PuyuhAbstract
Penelitian ini berhasil mengembangkan sistem inkubator otomatis berbasis IoT untuk penetasan telur puyuh, mengatasi tantangan utama dalam metode inkubasi tradisional. Menggunakan mikrokontroler Wemos D1 R32, sistem ini dilengkapi sensor DHT22 untuk memantau suhu (37–38°C) dan kelembapan (50–55%) secara real-time, motor stepper untuk rotasi telur otomatis, serta lampu pijar dan kipas DC untuk pengendalian lingkungan yang presisi. Data ditampilkan pada LCD 16x2 dan dikirim melalui Telegram untuk pemantauan dan pengendalian jarak jauh, mengurangi kebutuhan kehadiran fisik peternak. Sistem ini dikembangkan menggunakan model ADDIE (Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, Evaluasi) dan mencapai tingkat keberhasilan penetasan 90% dari 20 telur puyuh, jauh lebih tinggi dibandingkan 50–60% pada metode alami. Dengan mengotomatisasi pengaturan suhu dan kelembapan, sistem ini meminimalkan intervensi manual, meningkatkan efisiensi, dan memberikan solusi modern serta andal bagi peternak unggas skala kecil hingga menengah.
References
[1] M. Syarwani, “Sistem Monitoring Suhu Pada Kandang Ayam Menggunakan esp8266 dan Sensor dht11 Berbasis IOT,” Neutral: Journal of Engineering, vol. 1, no. 1, pp. 9–13, 2023.
[2] F. Peprah, S. Gyamfi, M. Amo-Boateng, E. Buadi, and M. Obeng, “Design and construction of smart solar powered egg incubator based on GSM/IoT,” Sci Afr, vol. 17, p. e01326, 2022.
[3] S. Arifin, “Control Sistem Inkubator Telur Ayam Menggunakan Metode Fuzzy Logic,” Positif: Jurnal Sistem Dan Teknologi Informasi, vol. 9, no. 2, pp. 123–129, 2023.
[4] M. Yasir, M. Maulidi, M. I. T. Ibrahim, and M. Faisal, “Uji Kinerja Alat Penetas Telur Dengan Kapasitas 30 Butir Telur Bebek,” Jurnal Ristech (Jurnal Riset, Sains dan Teknologi), vol. 4, no. 1, pp. 39–44, 2023.
[5] I. Gunawan, H. Ahmadi, and M. R. Said, “Rancang Bangun Sistem Monitoring Dan Pemberi Pakan Otomatis Ayam Anakan Berbasis Internet Of Things (IoT),” Infotek J. Inform. dan Teknol, vol. 4, no. 2, pp. 151–162, 2021.
[6] I. As’ ad, “Penerapan Internet of Things (IoT) dalam Sistem Kontrol-Monitoring Proses Transesterifikasi Pembuatan Biodiesel Berbasis ESP32,” Buletin Sistem Informasi dan Teknologi Islam, vol. 4, no. 3, pp. 221–230, 2023.
[7] A. Alimuddin, R. Arafiyah, I. Saraswati, R. Alfanz, P. Hasudungan, and T. Taufik, “Development and performance study of temperature and humidity regulator in baby incubator using fuzzy-pid hybrid controller,” Energies (Basel), vol. 14, no. 20, p. 6505, 2021.
[8] F. A. Maharani, F. Magfirah, H. Nirwana, and F. Ulfiah, “Rancang Bangun Alat Penetas Telur Otomatis Berbasis IoT,” in Seminar Nasional Teknik Elektro dan Informatika (SNTEI), 2021, pp. 245–250.
[9] Z. Azhar, A. R. F. Gani, A. R. F. Gani, and Z. M. Nata, “Inkubator Mesin Tetas Telur Otomatis Berbasis Mikrokontroler Arduino,” STRING (Satuan Tulisan Riset dan Inovasi Teknologi), vol. 8, no. 2, pp. 156–163, 2023.
[10] K. Muttaqin, A. Ihsan, and H. Irawan, “Peningkatan Produktivitas Ternak Ayam Melalui Teknologi Inkubator Mesin Penetas Telur Berbasis Internet of Thing,” JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), vol. 6, no. 5, 2022.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Seluruh artikel yang diterbitkan dalam eProsiding Teknik Informatika (PROTEKTIF) dilisensikan di bawah ketentuan Prodi. Dengan lisensi ini, penulis tetap memegang hak cipta atas karyanya, sementara pihak lain diizinkan untuk menyalin, mendistribusikan, menampilkan, dan membuat karya turunan dari artikel yang diterbitkan, baik untuk keperluan komersial maupun non-komersial, selama memberikan pengakuan yang layak kepada penulis asli dan eProsiding Teknik Informatika (PROTEKTIF) sebagai sumber publikasi.
Setiap karya turunan wajib disebarluaskan menggunakan lisensi yang sama. Lisensi ini mendukung prinsip akses terbuka (open access) untuk mendorong diseminasi ilmu pengetahuan secara bebas dan bertanggung jawab.

