Diagnosa Penyakit Demensia Menggunakan Metode Teorema Bayes di DInas Kesehatan Kota Bandung

Main Article Content

Adela Maharani
Asti Herliana

Abstract

Penurunan fungsi kognitif terberat pada lansia adalah demensia. Demensia adalah sekelompok penyakit yang diklasifikasikan dalam kategori penyakit neurologis degeneratif serta gangguan mental, memori dan perilaku. Dinas Kesehatan Kota Bandung merupakan salah satu instansi pemerintah yang terlibat dalam penanganan kesehatan bagi masyarakat Kota Bandung. Masalah yang diangkat dalam penelitian ini adalah adanya kendala dalam pemeriksaan awal demensia karena gejala yang dirasakan seringkali tidak disadari oleh penderitanya, sehingga akibat dari kurangnya kesadaran tersebut justru menyebabkan kondisinya semakin parah. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, pada penelitian ini dibangun sebuah sistem untuk mendiagnosis Demensia dengan menerapkan Metode Teorema Bayes sebagai logika sistem pakar yang dibuat untuk menentukan nilai probabilitas dari gejala diagnosis demensia yang dialami oleh pengguna. Berdasarkan perhitungan Teorema Bayes, maka dihasilkan aplikasi berbasis website untuk mendiagnosis demensia sebagai bentuk akhir dari penelitian ini.

Article Details

Section
Articles

References

C. W. M. Sari, E. F. Ningsih, and S. H. Pratiwi, “Gambaran Demensia pada Status Lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Ibrahim Adjie Bandung,” Indones. Contemp. Nurs. J. (ICON Journal), vol. 3, no. 1, p. 1, 2018, doi: 10.20956/icon.v3i1.3736.

H. Maryati, D. S. Bhakti, and M. Dwiningtyas, “Gambaran fungsi kognitif pada lansia di UPT panti Werdha Mojopahit Kabupaten Mojokerto,” J. Metab., vol. 2, no. 2, pp. 1–6, 2013, [Online]. Available: http://journal.stikespemkabjombang.ac.id/index.php/jm/article/view/361.

N. R. Putri, “Pengaruh Senam Lansia Terhadap Fungsi Kognitif Lansia Dengan Demensia Di Panti Sosial Tresna Werdha Palembang Skripsi,” 2019, [Online]. Available: http://repository.um-palembang.ac.id/id/eprint/2818/.

M. R. F. Adha and Nurhasanah, “Gambaran Demensia pada Usia Lanjut di UPTD Rumoh Seujahtera Geunaseh Sayang Ulee Kareng Banda Aceh,” J. Keperawatan Unsyiah, pp. 1–8, 2016.

D. R. 2020 Andini, “??No Title No Title,” J. Chem. Inf. Model., vol. 53, no. 9, pp. 1689–1699, 2020.

E. Zamroni and R. Arnie, “Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Jiwa Menggunakan Teorema Bayes,” vol. 12, no. 1, pp. 1517–1524, 2012.

I. Russari, “Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Ginjal,” J. Ris. Komput., vol. 3, pp. 18–22, 2016.

A. Herliana, N. F. Yudhiono, and Fitriyani, “Sistem pakar diagnosis penyakit hernia nukleus pulposus menggunakan forward chainning berbasis web,” J. Kaji. Ilm., vol. 17, no. 3, p. 86, 2017.

T. Arifin and D. Ariesta, “Prediksi Penyakit Ginjal Menggunakan Algoritma Naive Bayes Classifier Berbasis Optimasi Partikel Swarm” J. Tekno Insentif, vol. 13, no. 1, pp. 26–30, 2019, doi: 10.36787/jti.v13i1.97.

T. Arifin and A. Herliana, “Optimasi Metode Klasifikasi dengan Menggunakan Particle Swarm Optimization untuk Identifikasi Penyakit Diabetes Retinopathy,” vol. 4, no. 2, pp. 77–81, 2018.